Ini Dia 5 Wisata Adrenalin di Bali Yang Buat Liburanmu Anti Mainstream

480
0
Share:
Seabreacher di Pantai Serangan

Siapa bilang wisata di Bali hanya tentang alam dan budaya? Bali juga memiliki geliat wisata adrenalin yang anti mainstream. Memang tak bisa dipungkiri bahwa pesona alam dan budaya Bali tidak ada duanya, keharmonisan antara keduanya sudah menjadi daya tarik utama wisatawan dari seluruh dunia. Masyarakat Bali yang sadar akan potensi pariwisata pun menghidupkan wisata ekstrim dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada di Bali. Jika kamu ingin mencoba sisi lain wisata di Bali yang anti mainstream, jangan lupa kunjungi beberapa objek wisata di bawah ini.

Flyboarding ala Iron Man di Tanjung Benoa

flyboarding di Tanjung Benoa

flyboarding di Tanjung Benoa

Ingin merasakan sensasi terbang layaknya Iron Man ? Kamu harus coba wisata adrenalin yang satu ini. Flyboarding masih terhitung water sports baru di Indonesia, karena baru terdapat di Makassar dan Bali dan Lombok. Olahraga air ini mengandalkan tenaga penggerak dari mesin Personal Water Craft (PWC) yang tersambung dengan jetski berbentuk pipa panjang. Semburan air bertekanan 200 pk dari alat tersebut akan melontarkanmu ke udara hingga ketinggia 15 meter di atas air.

Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu memasukkan kaki ke dalam sepatu khusus yang telah menempel pada nozzle dan mengencangkan tali pengaman di tubuhnya, tentunya kamu akan dipandu terlebih dahulu. Selanjutnya kamu hanya butuh menyeimbangkan tubuhmu, agar bisa terbang dengan stabil. Mungkin awalnya agak susah, namun jika sudah terbiasa kamu bahkan bisa bermanuver ekstrim dengan permainan ini, seperti gerak lompat dan salto. Sudah siapkah kamu menjadi Iron Man ?

Paragliding di Bukit Timbis, Kuta Selatan

paragliding di Bukit Timbis

Lewat wisata adrenalin satu ini kamu bisa menikmati eksotisme pantai-pantai Bali dengan cara berbeda dari atas udara. Dari landasan awalnya yang berada di ketinggian, kamu akan terbang hingga mendarat di area pantainya yang luas. Panorama yang spektakuler sudah menjadi jaminan karena kamu akan diajak melihat luasnya lautan biru yang bergradasi sempurna dengan pantai pasir putih ditambah lagi eksotisme Pura Uluwatu yang berada di atas bukit yang hijau dapat kamu nikmati dalam satu pengalaman tak terlupakan.

Seabreacher di Pantai Serangan

Seabreacher di Pantai Serangan

Seabreacher di yang berbentuk seperti ikan Hiu

Watersport satu ini masih baru di Bali, bahkan satu-satunya di Indonesia. Seabreacher merupakan watersport yang menyerupai ikan hiu ataupun juga mirip seperti pesawat jet/tempur dengan panjang sekitar 2 meter yang dapat bermanuver di atas dan di dalam air. Seabreacher dapat meluncur dengan kecepatan tinggi dengan kecepatan 80 km/jam dipermukaan air dan 40 km/jam di bawah air.  Di dalam Seabreacher kamu akan merasakan sensasi bermanuver seperti ikan hiu yang sedang mengejar mangsanya, menyelam sekitar 2 meter dari permukaan air laut selama 5-10 detik, kemudian naik kepermukaan hingga setinggi 6 meter. Sungguh suatu pengalaman baru yang harus dicoba !

Water Tubing di Sungai Payangan, Ubud

water tubing payangan

Rafting satu perahu beramai-ramai ditemani instruktur menantang jeram rasanya sudah biasa. Lalu bagaimana jika kamu menantang jeram yang terjal dan berarus deras sendirian di satu perahu ? Sensasi inilah yang ditawarkan saat Water Tubing di Bali, tepatnya di daerah Payangan, Ubud. Olahraga ekstrem yang satu ini memang mirip dengan rafting. Bedanya, kamu harus berusaha sendiri menerjang jeram, tapi jangan khawatir, selalu ada instrukstur yang siap mengawasi dan membantu. Selain menantang adrenalin, kamu juga bisa menikmati keindahan sungai Payangan yang sangat asri.

Canyoning di Gitgit

canyoning di Gitgit

Tantangan menuruni tebing curam

Bagi kamu yang suka menjelajahi alam, Canyoning di Gitgit bisa dijadikan pilihan wisata adrenalin di Bali. Canyoning menggabungkan aktifitas caving, berjalan, mengarungi, memanjat, melompat, abseiling, meluncur menuruni lereng alami, dan berenang di air, tentunya menggunakan peralatan kemanan yang lengkap dan diawasi oleh instruktur.

Di sini kamu akan diajak menuruni kontur tebing-tebingnya yang curam sambil menerjang derasnya air terjun, trekking melalui lintasan penuh lumpur dan terjal, menyebrangi sungai berarus deras, bahkan melakukan flying fox di antara dua tebing. Jika masih kurang tertantang, kamu bisa melompat langsung dari tebing air terjun lalu mendarat indah di kedalaman sungai yang jernih. Siapkan dirimu jadi petualang sejati !

Sudah tertantanglah adrenalinmu ?

Share: