Kuliner Ramadhan, Sate Koyor Jogokaryan

170
0
Share:

www.an.tv- Selalu ada penganan khas berbuka puasa setiap bulan ramadhan. Di Jogjakarta, tepatnya di Kampung Ramadhan Jogokaryan, ada kuliner unik yakni sate koyor, atau sering disebut sate kere. Sate ini memang spesial karena dibuat hanya dari potongan lemak daging sapi.

Pasar sore ramadhan Jogokaryan memiliki kuliner khas setiap ramadhan tiba. Kuliner ini menjadi jajanan khas berbuka puasa yang cukup diminati warga masyarakat, yakni sate koyor.

Sate koyor, menjadi sajian favorit bagi warga, di pasar sore ramadhan Jogokaryan dan selalu ramai diburu warga. Sebelum bedug maghrib tiba, sate koyor, yang merupakan sate dari lemak daging sapi, langsung laris
ludes tak tersisa.

Sate ini terbilang sangat diminati, lantaran memiliki cita rasa cukup nikmat, dan harga yang sangat terjangkau.

Tak heran bila menjelang sore tiba  di Pasar Jogokaryan selalu padat dikunjungi para pemburu kuliner, bahkan wisatawan asing ikut mencari kuliner atau sekedar jalan jalan.” Sebenarnya saya  belum pernah makan, cuma pernah dengar cerita katanya enak, makanya saya pengen nyobain,” kata Anis Engelin, seorang pembeli. “Udah langganan dari dulu, enak rasanya. Beli cuma lima tusuk aja, rasanya enak, beda dengan sate biasa, imbuh Dedi Arifin, pembeli lainnya.
Di pasar sore Jogokaryan ini sate koyor memang hanya dijual oleh penjual sate yang telah turun temurun. Jika hari biasa, di pasar Beringharjo, atau di Pasar Minggiran, namun setiap ramadhan, akan dijual di Kampung Jogokaryan.

Untuk satu tusuk sate koyor  dihargai Rp  2 ribu, sedangkan untuk sate daging sapi dijual 4 ribu rupiah. Menjelang berbuka puasa, setiap harinya yani selalu menyiapkan lebih 100 tusuk sate sekitar 15 kilogram, lemak daging sapi.

Selain bisa mendapatkan sate koyor, di sepanjang jalan Kampung Jogokaryan, warga juga bisa mencari berbagai aneka jajanan seperti lauk pauk, sayur mayur, es buah, hingga pernak pernik ramadhan. pusat kegiatan pasar sore juga dilakukan di Masjid Jogokaryan dengan berbagai agenda ramadhan, dan kegiatan islami.
Nah kalau ramadhan ini pas sedang di Jogja. Cobalah icip-icip sate koyor alias sate kere ini.
Demikian laporan Nuryanto dari Jogjakarta

Share:

Leave a reply