Setya Novanto Masih Diperiksa di KPK

121
0
Share:

www.an.tv – Hingga sore ini Ketua DPR RI Setya Novanto masih menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi KPK. Setya Novanto diperiksa sebagai saksi kasus mega korupsi e-KTP.

Ketua DPR RI Setya Novanto mendatangi gedung anti rasuah atau KPK kedatangannya yaitu guna untuk menjadi saksi terkait proyek e- KTP.

Didampingi Idrus Marham selaku Sekjen partai Golkar Setya Novanto tidak memberikan komentar, namun KPK sendiri sudah memanggil Setya Novanto untuk kedua kalinya. sebelumnya Setya Novanto di panggil KPK namun tidak mengahadiri lantaran kondisi Setya Novanto tidak memungkinkan.

Dalam hal in Setya Novanto di periksa untuk kasus e-KTP yang menjerat Andi Agustinus alias Andi Narogong sebagai tersangka ketiga, nama Setya Novanto kembali di sebut jaksa dalam sidang tuntutan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Karena menderita sakit kepala vertigo, ketua DPR RI Setya Novanto batal diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi di kasus e-KTP. Pasalnya Novanto dikabarkan sakit kepala (vertigo).

“Beliau (Setya Novanto)itu vertigo ya, tahu lah ya kalau vertigo seperti apa,” ungkap kepala biro pimpinan kesetjenan DPR RI, Hani Tahaptari di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Hani melanjutkan, sejak kemarin Novanto tidak hadir ke gedung DPR RI. Dengan demikian, di saat rapat paripurna, pimpinan DPR diwakili oleh Taufik Kurniawan.

“Beliau enggak bisa ikuti rapat paripurna ya kemarin ya. Kemaren dari pimpinan cuma beliau yang enggak hadir,” ujar Hani.

Hani pun memaparkan saat ini Novanto tekah menjalankan pemeriksaannya ke Rumah Sakit.

“Beliau sudah pergi ke RS dan sudah berobat sehingga beliau tidak bisa ya untuk datang ke kantor,” ungkap Hani.

Yang terbaru, Novanto hadir pada saat acara halal bihalal. Meski kesehatan menurun, namun novanto ingin datang ke acara tersebut karena ingin silaturahmi dengan seluruh pegawai DPR.

“Beliau memaksakan diri untuk menemui para pegawai kesekjenan DPR dan BK DPR untuk silaturahmi para pegawai,” ujar Hani.

Leave a reply