Puluhan Ribu Napi Catat Rekor Muri Dengan Khatam Al Qur’an

0
Share:

www.an.tv – Puluhan ribu warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan di seluruh Indonesia tercatat dalam Museum Rekor Indonesia. Mereka mendapatkan rekor muri setelah secara serentak melakukan kegiatan khatam Al Qur’an dalam program Nusantara Mengaji.

Sebanyak lima puluh tujuh ribu tiga ratus enam puluh narapidana atau warga binaan pemasyarakatan mencatatkan nama mereka di Museum Rekor Indonesia setelah melakukan khatam Al Qur’an. Para warga binaan pemasyarakatan melantunkan ayat-ayat Al Qur’an serta khatam Al Qur’an secara serentak di 478 lapas dan rutan di seluruh Indonesia.

Puluhan Ribu Napi Catat Rekor Di Muri Dengan Khatam Al Qur'anProgram Nusantara Mengaji oleh para warga binaan pemasyarakatan di seluruh Indonesia mendapat apresiasi dari Museum Rekor Indonesia dengan mencatat rekor khatam Al Qur’an sebagai rekor dunia khatam Al Qur’an terbanyak secara serentak.

Pemberian plakat rekor muri diserahkan langsung oleh pemilik Museum Rekor Indonesia Jaya Suprana kepada Menkumham Yasonna H Laoly dan perwakilan dari warga binaan pemasyarakatan dalam kegiatan khatam Al Qur’an. Yasonna H Laoly mengatakan dirinya ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia, bahwa di balik tembok-tembok lapas juga ada anak bangsa terbaik. Ia juga menegaskan kegiatan seperti ini harus selalu didukung agar warga binaan pemasyarakatan bisa menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan  yang bertepatan dengan hari ulang tahun permasyarakatan yang ke 53 ini dipusatkan di rumah tahanan negara kelas 1 Cipinang Jakarta. Kegiatan Khatam Al Qur’an ini dibuka oleh Inisiator Indonesia Mengaji Muhaimin Iskandar dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir dan Menpora Imam Nahrowi turut hadir dalam kesempatan ini.

Untuk memastikan program Nusantara Mengaji oleh warga binaan pemasyarakatan berjalan di seluruh Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly melakukan konferens dengan perwakilan rutan dan lapas seluruh di Indonesia.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Muhammad Nasir mengapresiasi program Nusantara Mengaji yang menurutnya akan membentuk kepribadian yang baik dan agamis kepada warga binaan pemasyarakatan. Program Nusantara Mengaji juga telah diaplikasikan di 47 Universitas di seluruh Indonesia. Shandi March dan Edwin Lantang mengabarkan dari Jakarta

Share:

Leave a reply