Kompolnas Investigasi Kasus Penembakan Lubuklinggau

96
0
Share:

Kasus penembakan Lubuklinggau terus  bergulir. Komisi Kepolisian hari ini mendatangi Mapolres Lubuklinggau untuk mengumpulkan fakta seputar kasus penembakan Lubuklinggau yang menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya. Kasus penembakan LUbuklinggau tersebut terjadi tiga hari lalu, saat mobil Honda City yang ditumpangi satu keluarga ditempak dengan senapan otomatis oleh Brigadir K. Sementara itu pelaku penembakan Lubuklinggau Brigadir K beserta barang bukti senapan dan mobil Honda City  tadi malam tiba di Mapolda Sumsel.

Setelah bertemu dengan Kapolres Lubuklinggau di ruang kerjanya,  anggota Kompolnas  memberikan keterangan kepada awak media. Menurut Irjen Polisi (Purn) Yotje Mende, kasus penembakan Lubuklinggau yang dilakukan oleh oknum polisi ini masih dalam tahap penyidikan, sementara  pengusutan kasus ini kini diambil alih  Polda Sumatera Selatan.

“Saya menghargai langkah yang diambil oleh jajaran Polres dan Polda atas pengusutan kasus penembakan Lubuklinggau ini, dimana selain oknum yang melakukan penembakan pihak polda juga akan melakukan pemeriksaan terhadap para anggota yang melakukan razia tersebut,”kata Yotje Mende.

Menurutnya, oknum dan anggota polisi lainnya yang terlibat didalam pelaksanaan razia tersebut harus diperiksa secara mendalam atas keterkaitan masing masing, “Sebab selain pelanggaran kode etik pelanggaran disiplin juga mesti diterapkan. Selain penerapan pelanggaran kode etik maupun pelanggaran disiplin, oknum pelaku penembakan Lubuklinggau ini dapat diajukan ke peradilan pidana umum karena telah menghilangkan nyawa orang lain,”kata Irjen Pol (purn) Yotje Mende.

Kasus penembakan Lubuklinggau terhadap mobil Honda City itu mengkibatkan enam dari delapan penumpang menjadi korban. Masing-masingnya Dewi Erlina (40), warga Rejang Lebong, tertembak bahu kiri atas, Novianti (30), warga Lubuklinggau Timur I, tertembak pundak kanan. Genta (2), anak Novianti, tertembak kepala samping kiri.

Kemudian, Surini (54), warga Rejang Lebong (ibunda Dewi Erlina), meninggal dunia setelah mengalami tiga tembakan di dada. Lalu, Indrayani (33), warga Rejang Lebong, tertembak leher depan (kritis) dan dirujuk ke RSMH Palembang.  Serta Diki (30), sopir, warga Rejang Lebong, tertembak di perut kiri. Sedangkan 2 penumpang lainnya, Sumarjono (S) dan Galih luput dari tembakan.

Tersangka dan Barang Bukti Dibawa ke Palembang

Sementara itu Brigadir K, pelaku penembakan Lubuklinggau yang melukai lima orang dan menewaskan satu orang tadi malam tiba di Mapolda Sumsel beserta barang bukti senjata api dan mobil Honda City.

“Barang bukti yang diamankan antara lain sebuah unit mobil Honda City,  senjata jenis SSLV2, serta pakaian yang digunakan para korban telah disita dan dijadikan barang bukti  untuk penyelidikan lebih lanjut,”kata  Wakil Direktur Kriminal Umum AKBP  Hadi Purwanto.

Demikian laporan Junjati Patra, Erda Suhaimi dari Palembang dan  Arwin Zarudi Rediansyah dari Lubuklinggau Sumatera Selatan

 

Baca Pengakuan Korban:   Tim Khusus Mabes Polri Masih Periksa Brigadir K, Pelaku Penembakan Lubuklinggau

Share:
Machsus Thamrin