ANTV Corp
Newstainment

Amrullah Tewas Dianiaya Seniornya

Oleh : Machsus Thamrin
Rabu, 11 Januari 2017 | 12:19 WIB
654
Love
Proses Otopsi Taruna STIP

AN.TV - Lagi lagi kekerasan terhadap taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di bawah Kementrian Perhubungan,kembali terjadi. Seorang taruna tingkat pertama tewas usai  dianiaya sekelompok seniornya di komplek STIP  Marunda, Cilincing Jakarta Utara, Rabu dini hari (11/1).

Jasad korban kini sedang diotopsi di kamar jenasah RS  Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Raut wajah kedua orang tua almarhum Amirullah Adityas Putra, taruna tingkat satu STIP  Marunda, tampak sedih. Mereka seakan akan tak menyangka putra keduanya dari enam bersaudara tewas dianiaya seniornya tengah malam tadi.

Kronologis:


Penganiayaan ini  berawal jam 17.00 WIB. Saat itu korban baru selesai melaksanakan kegiatan latihan drum band.  

Salah satu pelaku  yang bernama Sisko Mataheru mengajak  pelaku lainnya berkumpul untuk menganiaya Amirullah, yuniornya tingkat 1.Kemudian pk. 22.00 WIB,  enam  taruna tingkat 1 dipanggil oleh para pelaku taruna tingkat 2 untuk segera kumpul di lantai 2 kamar M-205 gedung dermotery ring 4.

Kemudian satu persatu taruna tingkat satu tersebut datang  dan dengan menggunakan tangan kosong seniornya memukul secara bergantian yang diarahkan ke perut, dada dan ulu hati.

Seperti yang lainnya, Amirullah juga digilir dipukuli oleh para pelaku tersebut  diatas dengan cara dipukul dengan  tangan kosong yang diarahkan ke perut, dada dan ulu hati,

Pada pukulan terakhir yang dilakukan oleh pelaku Willy, tiba-tiba korban ambruk ke dada Willy. Para pelaku  selanjutnya mengangkat korban  ke atas kasur.

Melihat korban  pingsan, para pelaku akhirnya panik  dan mereka segera menghubungi seniornya tingkat 4  dan  Pembina. Dokter STIP yang memeriksa korban menyatakan korban sudah meninggal. Para pembina pun melaporkan kasus itu ke Polsek Cilincing.

Kejadian ini menambah daftar buruk pendidikan kedinasan di Indonesia.

Demikian laporan Simon Tobing dari Jakarta

654
Love
(wan)